Community Empowerment in Participatory Infrastructure Development Through the ABCD Approach in the Patampanua Agropolitan Area

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Infrastruktur Partisipatif Melalui Pendekatan ABCD di Kawasan Agropolitan Patampanua

  • Pathu Rahman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Risma Handayani
  • Iyan Awaluddin
  • Iyan Awaluddin
Keywords: Agropolitan, ABCD, FGD, Sarana prasara, Pemberdayaan masyarakat

Abstract

Keterbatasan infrastruktur irigasi masih menjadi kendala utama dalam pengembangan kawasan agropolitan Kecamatan Patampanua karena menimbulkan ketidakmerataan pasokan air ke lahan pertanian dan berpengaruh pada produktivitas petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan sarana dan prasarana, khususnya jaringan irigasi, melalui penerapan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan kelompok tani, aparat desa, serta pendamping pertanian. Tahapan FGD menerapkan prinsip ABCD, dimulai dari discovery untuk menginventarisasi aset utama berupa Sungai Patampanua, keterampilan petani, dan material lokal sekaligus mengidentifikasi persoalan irigasi yang paling mendesak selanjutnya tahap dream digunakan untuk merumuskan visi masyarakat terhadap sistem iriga  si permanen yang adil dan berkelanjutan. Tahap design menghasilkan pemetaan teknis jalur irigasi dan skema pengelolaan air berbasis masyarakat serta pemanfaatan aset lokal dalam proses konstruksi. Hasil analisis menetapkan infrastruktur irigasi sebagai prioritas pembangunan tertinggi karena memberikan dampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Dengan demikian, pendekatan ABCD terbukti memperkuat partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan keberlanjutan pengembangan kawasan agropolitan.

Published
2026-01-25
Section
Articles