Representasi nilai Kearifan Lokal Adat Dongi-Dongi Lantang Kada' Nenek: Sastra Lisan Kecamatan Mambi Kajian Naratif Gerard Genentte

  • Fissilmitul Wahda universitas muhammadiyah makassar
  • Haslinda Haslinda Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Syekh Adiwijaya Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
Keywords: Lantang Kada' Nenek, Gerard Genette, Budaya, Nilai Sosial, Spiritual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi nilai kearifan lokal dalam tradisi lisan Lantang Kada’ Nenek masyarakat Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tradisi ini merupakan warisan budaya lisan yang sarat nilai sosial, budaya, dan spiritual. Penelitian menggunakan teori naratif Gerard Genette (order, duration, frequency, mood, voice) untuk menganalisis struktur penceritaan adat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial tercermin dalam semboyan “Mesa kada’ dipotuho’, pantang kada’ di pomate” yang menekankan persatuan. Nilai budaya tampak pada fungsi kelembagaan adat melalui semboyan “Kurru sumanga polei paraja”. Sementara itu, nilai spiritual diwujudkan dalam keyakinan religio-magis bahwa keputusan adat selalu diridai leluhur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Lantang Kada’ Nenek tidak hanya berfungsi sebagai sarana penceritaan, tetapi juga sebagai media pendidikan, pengelolaan sosial, pewarisan budaya, dan penjaga spiritualitas. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat studi sastra lisan Indonesia melalui penerapan teori naratif Genette dalam konteks lokal.

References

Anugrah, Pinto. (2018). Jemput Terbawa . Yogyakarta: Mojok.

Aspinall, E., & van Klinken, G. (Eds.). (2011). The State and Illegality in Indonesia. KITLV Press.

Bagaskara, B., Mahmud, N., & Hanafi, M. (2025). Analisis Nilai Edukatif dalam Novel “5 cm”. Cakrawala Indonesia , 10 (1), 98-108. https://doi.org/10.55678/jci.v10i1.2125

Bodden, M. (2010). Resistance on the National Stage: Modern Theater in Indonesia. Ohio University Press.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice (R. Nice, Trans.). Cambridge University Press.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. G. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241-258). Greenwood Press.

Bourdieu, P. (1993). The Field of Cultural Production: Essays on Art and Literature. Polity Press.

Bourdieu, P., & Passeron, J.-C. (1990). Reproduction in Education, Society and Culture (2nd ed., R. Nice, Trans.). Sage Publications.

Bourdieu, Pierre. (1984). “ Distinction: A Ssocial Critique of the Judgemenet of Taste.” (Richard Nice, Penerjemah). Cambridge: Harvard University Press.

Bourdieu, Pierre. (1990). The Logic of Practice. Stanford: Stanford University Press.

Bourdieu, Pierre. (2010). Arena Produksi Kultural Sebuah Kajian Sosiologi Budaya. Bantul: Kreasi Wacana.

Busthomy, H. F., & Khotimah, K. (2023). Dominasi Maskulin Dalam Novel Dear Allah Karya Diana Febiantria: Perspektif Pierre Bourdieu. Pena Literasi, 6(2), 163-175. https://doi.org/10.24853/pl.6.2.186-198

Damono, Sapardi Djoko. (1978). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Fitri, A., La Madi, N., & Mahmud, N. (2023). The Complexity of Ideas in Talimaa Dayak Tribe Kayaan West Kalimantan. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(2), 681-695.

Harker, R., Mahar, C., and Wilkes, C. (2009). (Habitus x Modal ) + Ranah = Praktik Pengantar Paling Komprehensif kepada Pemikiran Pierre Bourdieu. Yogyakarta: Jalasutra

Heryanto, A. (Ed.). (2012). Popular Culture in Indonesia: Fluid Identities in Post-Authoritarian Politics. Routledge.

Martono, Nanang. (2012). Kekerasan Simbolik di Sekolah Sebuah Ide Sosiologi Pendidikan Pierre Bourdieu. Jakarta. RajaGrafindo Persada.

Moleong, L.J .(2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, Burhan. (2018). “Teori Pengkajian Fiksi.” Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mahmud, N. (2025). Interference of the Bugis Language in the Construction of Indonesian Language Usage. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 1129-1136.

Mahmud, N., Widodo, S. T., & Rohmadi, M. (2023, October). Yabelale Oral Literature in the Formation of Early Childhood Character. In ICHSS 2022: Proceedings of the 2nd International Conference of Humanities and Social Science, ICHSS 2022, 17 December 2022, Surakarta, Central Java, Indonesia (p. 185). European Alliance for Innovation.

Pramana, A., & Mahmud, N. (2024). Peran Perempuan Bugis di Era Pra-Islam sebagai Penguatan Budaya Kearifan Lokal. EDUMASPUL: Jurnal Pendidikan Учредители: STKIP Muhammadiyah Enrekang , 8 (2), 4259-4262

Purnama, Yan. (2021). Sosiologi Masyarakat Sosial. Malang: Media Nusa Creative

Salam, Aprinus, & Saeful Anwar. (2015). Strategi dan Legitimasi Komunitas Sastra di Yogyakarta: Kajian Sosiologi Sastra Pierre Bourdieu (Strategy And Legitimacy of Literature Community in Yogyakarta: The Study of Pierre Bourdieu Literature Sosiology). Widyaparwa 43.1,25-38. https://doi.org/1026499/wdprw.v43i1.103

Supono. (2023). Habitus di Luar Arena. Malang: Literasi Nusantara.

Teeuw, A. (1984). “Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra.” Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya.

Wacquant, L. (2004). Body & Soul: Notebooks of an Apprentice Boxer. Oxford University Press.

Wicaksono, A. (2014). “Pengkajian Prosa Fiksi.” Yogyakarta: Garudhawaca.

Published
2026-01-25
How to Cite
Wahda, F., Haslinda, H., & Adiwijaya, S. (2026). Representasi nilai Kearifan Lokal Adat Dongi-Dongi Lantang Kada’ Nenek: Sastra Lisan Kecamatan Mambi Kajian Naratif Gerard Genentte. Cakrawala Indonesia, 10(2), 304-313. https://doi.org/10.55678/jci.v10i2.2374

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.