PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI PENGUATAN DAKWAH KOMUNITAS PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH CILACAP DI ERA REVOLUSI SOSIAL 5.0
Abstract
Di era revolusi sosial 5.0 sekarang ini, seseorang harus menguasai literasi yang mumpuni agar dapat mengembangkan diri dan mampu bersaing di kancah global. Pemuda Muhammadiyah sebagai ujung panah dakwah Persyarikatan Muhammadiyah sangat memerlukan wawasan berupa pelatihan dan pengembangan literasi digital untuk menunjang kegiatan dakwah. Tujuan kegiatan ini adalah (1) memberi pemahaman tentang pentingnya penguasaan literasi digital sebagai strategi dakwah di era revolusi sosial 5.0, (2) memberi dan menguatkan pemahaman tentang teknik mencari sumber kegiatan dakwah dengan baik dan benar (sahih) di media digital, khususnya berbasis media sosial, dan (3) melatih untuk meningkatkan keterampilan menulis esai populer berbasis media sosial untuk menunjang kegiatan dakwah komunitas. Metode yang digunakan adalah tes dan pelatihan. Hasil yang kegiatan ini yaitu (1) meningkatnya pemahaman tentang penguasaan literasi digital sebagai strategi dakwah komuniktas di era revolusi sosial 5.0, (2) meningkatnya pemahaman teknis mencari sumber informasi untuk kegiatan dakwah komunitas dengan baik dan benar (sahih) di media sosial, dan (3) terampil dalam menulis esai populer di media sosial untuk menunjang kegiatan dakwah komunitas di lingkungan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Cilacap. , pelatihan ini berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang lebih cakap, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan media digital untuk tujuan edukatif dan dakwah.
References
Hasan, M., Maulidyanti, H., Tahir, M. I. T., & Arisah, N. (2022). Analisis keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui kegiatan literasi. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(2), 477–486.
Huda, S., Mas’udi, M. M., & Muthohirin, N. (2022). The Rise of Muhammadiyah’s Islamic Da’wah in the Contemporary Era: Transformation to Online Trend and Responses to Islamic Moderation. Progresiva: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 11(01), 1–24.
Irfani, A., Arifin, S., Machmud, M., & Hidayat, S. (2023). Muhammadiyah Education Social Movement West Kalimantan. Technium Social Sciences Journal, 45, 327–336.
Khoirudin, A. (2019). Muhammadiyah dan Pemberdayaan Masyarakat: Habitus, Modal, dan Arena. Dialog, 42(2), 165–184.
Limilia, P., & Aristi, N. (2019). Literasi media dan digital di indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. KOMUNIKATIF: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 8(2), 205–222.
Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195–202.
Pramudyo, G. N. (2023). Literasi Web: Definisi, Keterampilan dan Konteksnya di Indonesia. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 7(2), 345–354.
Restianty, A. (2018). Literasi Digital, Sebuah Tantangan Baru Dalam Literasi Media. Gunahumas, 1(1), 72–87.
Zaeni, A. (2024). AYAT DAKWAH MENURUT LEMBAGA DAKWAH KOMUNITAS PP. MUHAMMADIYAH:(Analisis Maqasid Al-Qur’ân). Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 153–166.

