Analisis Pendapatan Petani Jagung Di Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY
Abstract
Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama yang memiliki peran penting dalam perekonomian pertanian di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung. Namun, meskipun luas lahan tanam jagung terus mengalami peningkatan, produksi jagung justru menunjukkan tren penurunan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan petani jagung dan kelayakan usahatani jagung di Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2024 dengan total sampel sebanyak 30 petani. Analisis data menerapkan perhitungan pendapatan serta kelayakan usaha tani R/C (RC Ratio). Hasil penelitian menunjukkan penerimaan usaha tani petani jagung sebesar Rp18.720.000 per musim, total biaya sejumlah Rp5.529.521, sehingga keuntungan yang diperoleh sejumlah Rp13.190.479 per musim. Nilai R/C (RC Ratio) diperoleh sebesar 3,39 yang berarti usaha tani jagung layak untuk dikembangkan karena setiap Rp 1 biaya yang dikorbankan oleh petani mampu memperoleh penerimaan sebesar Rp3,39. Namun, peningkatan luas lahan yang tidak diiringi peningkatan produksi mengindikasikan adanya masalah efisiensi dan produktivitas. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan akses terhadap teknologi tepat guna, seperti penggunaan benih dan bibit unggul serta mekanisasi pertanian.
References
Amandasari, M., Nurmalina, R., & Rifin, A. (2014). Efisiensi Teknis Usahatani Jagung Manis Di Desa Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor: Pendekatan Data Envelopment Analysis. Forum Agribisnis, 4(2), 121–138. https://doi.org/10.29244/fagb.4.2.121-138
Ardiansyah, A., Rasyid, A., Siahaan, E. A., Pangestuti, R., & Murniasih, T. (2020). Nutritional value and heavy metals content of sea cucumber holothuria scabra commercially harvested in indonesia. Current Research in Nutrition and Food Science, 8(3), 765–773. https://doi.org/10.12944/CRNFSJ.8.3.09
Arifin. (2015). Pengantar Ekonomi Pertanian (Edisi ke 3, Issue August). Mujahid Press.
Fadil, M., Fitriana, W., & Khairati, R. (2025). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Jagung Hibrida Income Analysis and Feasibility of Hybrid Corn Farming. Mi, 11, 444–452.
Gumanti, C. P., & Nauly, D. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Beras Merah Organik Studi Kasus di Kelompok Tani Sarinah Bandung. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 6(3), 1182. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.03.36
Hastuti, D. R. D. (2017). Ekonomi Agribisnis.
Hulwatun Raudatil Jannah dan Ribut Santosa. (2019). Analisis Usahatani Blewah (cucurbita melo) di Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. Journal Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija, 450–457.
Khotimah, A. H. (2016). Analisa kelayakan usahatani jagung di kabupaten ciamis. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 1(2), 139–148.
Kilo, I., Halid, A., & Rauf, A. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Pada Usahatani Jagung Hibrida Di Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(2).
Mursalat, A., & Haryono, I. (2023). Ginger Marketing Efficiency Through Product Innovation In Improving Farmers’ Economy In Sidenreng Rappang Regency. Agricultural Socio-Economics Journal, 23(2), 177-183. https://doi.org/10.21776/ub.agrise.2023.023.2.7
Muslikun, M., Subantoro, R., Fachriyan, H. A., & Ni’mah, L. U. (2025). Analisa Nilai R/C pada Usaha Tani Padi di Desa Pahesan Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 5(2), 687–694. https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i2.1328
Palobo, F., Masbaitubun, H., & Siska, T. (2019). Analisis Kelayakan Usahatani Jagung Hibrida Pada Lahan Kering Di Merauke, Papua. SEPA, 16(1), 1–10.
Ratu, R. R., Pangemanan, P. A., & Katiandagho, T. M. (2021). Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Analysis Of Income And Feasibility Of Corn Farming Business In Poopo Village , East Passi Sub-District , Bolaang Mongondow Regency pertanian terdiri dari sub sektor tanaman pangan yang meliputi padi , pala. Agri-SosioEkonomi, 17(2), 351–360.
Sari, L. (2019). Analisis pendapatan petani padi di Desa Bontorappo Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto. Jurnal Agribisnis, 1–19.
Shofiyah, S. (2019). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Tani Jagung Hibrida ( Zea mays L ) Di Desa Bumi Harjo Kabupaten Kotawaringin Barat Revenue Analysis and Feasibility of Hybrid Corn Farming ( Zea mays L ) in Bumi Harjo Village , West Kotawaringin Regency Abstrak. Aterior, 8(2), 163–167.
Soekartawi. (1995). Analisis Usaha Tani. UIP Press.
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya.
Tahir, A. G. (2017). Income Analysis of Corn Farming in The Paddy Fields and Moorland inDistrict Ulaweng, Bone RegencySouth Sulawesi. Jurnal Galung Tropika, 6(April), 1–11.
Widyantara. (2018). Ilmu Manajemen Usahatani. In Udayana University Press.
Wua, I. G., Rotinsulu, T. O., & Kawung, G. M. V. (2024). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Industri Kecil Cap Tikus Di Kecamatan Motoling Timur. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 24(2), 61–72.
Copyright (c) 2026 Suarman Ndruru, Ismiasih Ismiasih, Danang Manumono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









