Pemetaan Kepentingan dan Kinerja Faktor Produksi dalam Usahatani Padi Sawah Menggunakan Model Importance Performance Analysis (IPA) Di Kabupaten Bulukumba

  • Hasriliandi Halim Universitas Muhammadiyah Bone
  • Akhmad Akhmad Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Irma Sribianti Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Mohammad Natsir Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Akses Permodalan, Importance Performance Analysis, Faktor Produksi, Padi Sawah, Prioritas Kebijakan

Abstract

Keterbatasan faktor produksi pada usahatani padi tidak hanya terkait jumlah input, tetapi juga ketidaksesuaian antara tingkat kepentingan dan kinerja aktual input yang dirasakan petani. Penelitian ini bertujuan memetakan prioritas perbaikan tujuh faktor produksi usahatani padi sawah di Kabupaten Bulukumba melalui pendekatan Importance Performance Analysis (IPA), sebagai pelengkap studi fungsi produksi dan efisiensi yang umumnya berfokus pada hubungan input-output. Survei dilakukan pada Januari-Maret 2026 terhadap 30 petani yang dipilih secara purposive dengan kriteria aktif mengusahakan padi sawah sekurang-kurangnya tiga musim tanam terakhir. Setiap faktor dinilai pada skala Likert 1-5 untuk dimensi kepentingan dan kinerja. Rata-rata kepentingan seluruh atribut sebesar 4,31 dan kinerja sebesar 3,62, dengan rata-rata tingkat kesesuaian atribut 85,22%. Irigasi (Y=4,80; X=3,10), pupuk (Y=4,75; X=3,20), dan akses permodalan (Y=4,60; X=3,15) berada pada Kuadran I sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Benih dan tenaga kerja berada pada Kuadran II, teknologi pada Kuadran III, sedangkan lahan pada Kuadran IV. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan simultan faktor produksi utama berdasarkan kesenjangan kepentingan-kinerja pada konteks petani padi Bulukumba. Temuan mengarahkan kebijakan pada ketepatan distribusi pupuk, perbaikan layanan dan pengelolaan irigasi, serta pembiayaan yang lebih mudah diakses. Hasil IPA ditafsirkan sebagai prioritas diagnostik berdasarkan persepsi petani, bukan sebagai bukti hubungan kausal terhadap produktivitas.

References

Badan Pusat Statistik. (2025). Pada 2024, luas panen padi mencapai sekitar 10,05 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 53,14 juta ton gabah kering giling (GKG). Berita Resmi Statistik. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/03/2414/pada-2024--luas-panen-padi-mencapai-sekitar-10-05-juta-hektare-dengan-produksi-padi-sebanyak-53-14-juta-ton-gabah-kering-giling--gkg--.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba. (2026). Kabupaten Bulukumba Dalam Angka 2026. BPS Kabupaten Bulukumba.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan. (2026). Pada 2025, luas panen padi mencapai 1,04 juta hektare dengan produksi padi sebesar 5,47 juta ton gabah kering giling (GKG). Berita Resmi Statistik. https://sulsel.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/02/944/

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Darma, R., O’Connor, P., Akzar, R., Tenriawaru, A. N., & Amandaria, R. (2025). Enhancing sustainability in rice farming: Institutional responses to floods and droughts in pump-based irrigation systems in Wajo District, Indonesia. Sustainability, 17(8), 3501. https://doi.org/10.3390/su17083501

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Cengage.

Halim, H., & Zailan, A. (2026). Evaluasi kinerja saluran pemasaran komoditas buah naga (Hylocereus polyrhizus) di Kabupaten Bulukumba menggunakan Importance Performance Analysis (IPA). Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 283-288. https://doi.org/10.70134/jukoni.v3i1.1331

Hernawati, Syaukat, Y., Firdaus, M., & Suwarsinah, H. K. (2023). The impact of irrigation on the allocative and economic efficiencies on rice farming: A case study in West Nusa Tenggara Province. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 20(3), 491. https://doi.org/10.17358/jma.20.3.491

Isnurdiansyah, I., Tinaprilla, N., & Utami, A. D. (2025). Determinant factors of climate-smart rice cultivation production in Pasuruan: Translog production function approach. Jurnal Agribisnis Indonesia, 13(1), 223-240. https://doi.org/10.29244/jai.2025.13.1.223-240

Lai, I. K. W., & Hitchcock, M. (2015). Importance-performance analysis in tourism: A framework for researchers. Tourism Management, 48, 242-267. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2014.11.008

Maman, U., Razak, Y., Murodi, Saefuddin, A., Hendra, F., Zirmansyah, Nindyantoro, Ichdayati, L. I., & Junaidi. (2022). Formulating agricultural extension planning based on farmer achievement: The case of organic rice farming risk mitigation in Indonesia. Universal Journal of Agricultural Research, 10(1), 64-76. https://doi.org/10.13189/ujar.2022.100106

Martilla, J. A., & James, J. C. (1977). Importance-performance analysis. Journal of Marketing, 41(1), 77-79. https://doi.org/10.1177/002224297704100112

Mursalat, A., Wulandary, A., & R, F. (2020). Identification Of Partnership Patterns And Rice Distribution Channels As The Main Commodity In Sidenreng Rappang District. Agricultural Socio-Economics Journal, 20(4), 285-290. https://doi.org/10.21776/ub.agrise.2020.20.4.3

Mursalat, A., Putri, N. Y., Qayyum, M. C., & Ario, A. (2023). Strategi Penerapan Manajemen Produksi Dalam Industri Beras CV. Rahma 35 Di Kabupaten Sidenreng Rappang. Musamus Journal of Agribusiness, 6(2), 55-65. https://doi.org/10.35724/mujagri.v6i2.5419

Mursalat, A., Jamil, M. H., Salam, M., Sulaiman, A. A., Hastang, & Bahrun, A. H. (2026). Building farmers capacity for sustainable agricultural resilience through the diffusion of innovations in ICT advisory using partial least squares structural equation modeling. Discover Sustainability, 7, 1113. https://doi.org/10.1007/s43621-026-03441-0

Nurdin, M., Kurniati, D., & Suyatno, A. (2026). Analisis risiko produksi usahatani padi sawah di Kabupaten Landak. Jurnal Sains Agribisnis, 6(1), 71-78. https://doi.org/10.55678/jsa.v6i1.2614

Nuryadin, T., Syamsinar, Zain, M. M., & Ibrahim, H. (2026). Respon petani terhadap bantuan pompanisasi Program PAT terhadap produktivitas usaha tani padi di Kecamatan Lappariaja. Jurnal Sains Agribisnis, 6(1), 41-55. https://doi.org/10.55678/jsa.v6i1.2379

Rejeki, M. S., Haruna, N., & Yasmin, Y. (2025). Optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan produktivitas padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu. Jurnal Sains Agribisnis, 5(1), 9-20. https://doi.org/10.55678/jsa.v5i1.1635

Rondhi, M., Suherman, S. J. H., Hensie, C. B., Ulum, S., Suwandari, A., Rokhani, Mori, Y., & Kondo, T. (2024). Urbanization impacts on rice farming technical efficiency: A comparison of irrigated and non-irrigated areas in Indonesia. Water, 16(5), 651. https://doi.org/10.3390/w16050651

Salam, M., Rustan, Y., Rukka, R. M., Rahmadanih, Maulidiyah, R., Muslim, A. I., Ali, H. N. B., & Ridwan, M. (2024). Employing the Cobb-Douglas function model to examine how input allocation affects rice production: In search of ways to improve the rice farming management. Yüzüncü Yıl University Journal of Agricultural Sciences, 34(4), 584-595. https://doi.org/10.29133/yyutbd.1492753

Sever, I. (2015). Importance-performance analysis: A valid management tool? Tourism Management, 48, 43-53. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2014.10.022

Siregar, A. F., Sipahutar, I. A., Husnain, & Masunaga, T. (2020). Beneficial effect of silicon application and intermittent irrigation on improving rice productivity in Indonesia. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(1), 15-21. https://doi.org/10.24831/jai.v48i1.29378

Wahyuni, T., & Riyanto. (2026). Assessing the role of Agricultural People’s Business Credit (KUR) in enhancing productivity in Indonesia’s rice farming: Evidence from the ACF approach. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 23(1), 32. https://doi.org/10.17358/jma.23.1.32

Widyastutik, W., Aminah, M., Panjaitan, D. V., & Cahyadi, E. R. (2026). The role of fertilizer subsidies in rice productivity and profitability: Evidence from Indonesian smallholder farmers. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 15(1). https://doi.org/10.15408/sjie.v15i1.50435

Published
2026-06-25
How to Cite
Halim, H., Akhmad, A., Sribianti, I., & Natsir, M. (2026). Pemetaan Kepentingan dan Kinerja Faktor Produksi dalam Usahatani Padi Sawah Menggunakan Model Importance Performance Analysis (IPA) Di Kabupaten Bulukumba. Jurnal Sains Agribisnis, 6(1), 183-191. https://doi.org/10.55678/jsa.v6i1.2919
Section
Articles