https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/issue/feedJurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan2026-02-25T03:42:14+00:00Nurul Purnomopurnomo.nupo@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan sebagai sarana dalam menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah bidang Peternakan. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Peternakan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Penerbitan jurnal dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Karya Ilmiyah yang dimuat pada jurnal ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam menunjang perkembangan penelitian mengenai peternakan dan menjadi masukan bagi para pelaku usaha Peternakan.</p>https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/1935PENANGANAN PROLAPS VAGINA PADA SAPI BALI DENGAN POLA ITERRUPTED HORIZONTAL MATTRESS2026-02-25T03:42:14+00:00I Made Yoga Windu Pradanaindu_vet@yahoo.comDewa Ketut Raeyadi Purnamaarta.sag02@gmail.comI Wayan Gede Murdayasarobetjr69@gmail.comDewa Gede Crisna Ari Handikadupark.funk@gmail.comI Putu Sandika Arta Gunaraepurnama@gmail.com<p>Vaginal prolapse is the protrusion of the vaginal mucosa from its anatomical position. Prompt and appropriate management is essential to prevent tissue necrosis. This paper discusses a case of vaginal prolapse in a Bali cow found in Kesiman Village, East Denpasar District, Bali. The affected cow was pregnant, with the vaginal mucosa observed hanging over the vulva. Treatment involved placing the cow in a restraint cage, cleaning the exposed vaginal mucosa with running water, and repositioning it to its normal position. This was followed by suturing the vulvar labia using an interrupted horizontal mattress pattern with nylon sutures to prevent recurrence. The sutures were removed 10 days post-treatment, and no signs of recurrent vaginal prolapse were observed.</p>2026-02-25T00:22:15+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2050STRATEGI PENGEMBANGAN PETERNAKAN AYAM KAMPUNG DI KABUPATEN BONE BOLANGO2026-02-25T03:42:14+00:00Wahyu Sulistyowahyusulistyo@umgo.ac.idMuhammad Sayutimuhammadsayuti@ung.ac.idIrwan Bempahirwanbempah@ung.ac.id<p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) manajemen usaha peternakan ayam kampung yang dilakukan peternak di Kabupaten Bone Bolango. (2) Keunggulan kompetitif pendukung usaha peternakan ayam kampung di Kabupaten Bone Bolango. (3) strategi pengembangan peternakan ayam kampung di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data BPS dan data primer dari penyebaran kuesioner kepada pihak-pihak yang terkait dengan pengembangan ayam kampung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan AHP.</p> <p> Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) manajemen pemeliharaan peternakan ayam kampung di Kabupaten Bone Bolango dapat dilakukan dengan mengadopsi proses manajemen POAC yakni dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi secara rutin pada keadaan usaha dan penggunaan teknologi serta pemasaran. (2) Faktor-faktor keunggulan kompetitif pengembangan peternakan ayam kampung berada pada kategori sedang dengan memiliki skor akhir sebesar 2,987. Hal ini karena keenam faktor yang teridentifikasi melalui berbagai informasi belum sepenuhnya mampu memberikan kontribusi konkrit seperti kondisi permintaan yang tidak menentu atau mengalami fluktuasi yang dikarenakan posisi tawar dari peternak ayam kampung. (3) Strategi yang urgen dilakukan dalam pengembangan peternakan ayam kampung di Kabupaten Bone Bolango yakni meningkatkan teknik budidaya, pemeliharaan dan pengelolaan usaha, meningkatkan pengembangan pemasaran dan meningkatkan kualitas input dan output produksi melalui pemanfaatan teknologi.</p>2026-02-25T00:26:05+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2154PENGARUH FERMENTASI LIMBAH BUAH DURIAN MENGGUNAKAN TRICHODERMA SP. TERHADAP KUALITAS NUTRISI2026-02-25T03:42:14+00:00Dewi Fitriyanidewifitri1721@gmail.comRahmad Fani Ramadhanrahmad.fani@unpad.ac.idDeny Saefulhadjardeny.saefulhadjar@unpad.ac.id<p>Industri pakan ternak menghadapi tantangan dalam penyediaan bahan pakan sumber protein karena masih bergantung pada impor dan harga bahan yang fluktuatif. Limbah buah durian berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan alternatif melalui fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis <em>Trichoderma</em> sp. terhadap kualitas nutrisi limbah buah durian yang difermentasi, dengan parameter protein kasar, lemak kasar, kadar air, dan kadar abu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan Sidik Ragam (ANOVA) dan uji lanjut menggunakan Duncan. Substrat yang digunakan berupa campuran limbah buah durian dan ampas tahu (80:20), difermentasi selama 10 hari dengan variasi dosis inokulum <em>Trichoderma</em> sp. sebesar 0% (P0), 0,5% (P1), 1% (P2), 2% (P3), dan 4% (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap semua parameter. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 0,5% <em>Trichoderma</em> sp. (P1) dengan peningkatan protein kasar hingga 10,68%, dan penurunan lemak kasar menjadi 10,38%.</p>2026-02-25T00:28:11+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2173LITERATURE REVIEW: PENGARUH FLUSHING PAKAN PADA PERFORMA REPRODUKSI INDUK SAPI POTONG2026-02-25T03:42:14+00:00Pandu Setiawanpandusetiaw70@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penurunan populasi sapi potong di Indonesia berkaitan erat dengan rendahnya efisiensi reproduksi, yang ditandai oleh gangguan estrus seperti anestrus dan subestrus serta panjangnya jarak beranak. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut adalah <em>flushing</em> pakan, yaitu pemberian pakan berkualitas tinggi menjelang masa perkawinan untuk memperbaiki status nutrisi dan meningkatkan performa reproduksi. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang disusun melalui penelusuran sistematis terhadap artikel ilmiah dari Google Scholar dengan kata kunci “<em>flushing</em> pakan”, “nutrisi reproduksi sapi potong”, dan “<em>flushing feed in beef cattle</em>”, terbatas pada artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa <em>flushing</em> mampu meningkatkan <em>Body Condition Score</em> (BCS), merangsang aktivitas hormonal, dan memperbaiki fungsi ovarium melalui peningkatan asupan protein, energi, dan mineral. <em>Flushing</em> juga berperan dalam menstimulasi sekresi hormon FSH, LH, dan estrogen yang penting dalam siklus estrus dan ovulasi. Dengan demikian, flushing pakan dapat memperpendek jarak beranak, menurunkan angka kawin berulang, dan meningkatkan efisiensi reproduksi induk sapi potong secara keseluruhan.</p>2026-02-25T00:30:33+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2312ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR SURYADI FARM DI DESA CIKOWANG KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR2026-02-25T03:42:14+00:00Irmayani IrmayaniIrmaumpar06@gmail.com<p>This study aims to determine the amount of income and business feasibility system obtained from the business of breeding laying hens in Suryadi Farm located in Cikowang Village, Mangarabombang District, Takalar Regency. Determination of the location of this study is determined intentionally (purposive). This study was conducted in July-August 2025. This type of research uses descriptive quantitative research with a case study approach to provide a comprehensive overview of the overall income structure and level of business feasibility. The type of data used is primary data sourced from direct interviews with livestock owners include business</p> <p> </p> <p> </p> <p>results and other costs. While the use of secondary data is data obtained from relevant agencies such as a general description of the location and state of the research area. The population in the study is 4 cage type batteries, each of which has a different population level. Sampling in the study was conducted by Purposive sampling, which is based on certain criteria set by the researcher. The sample used is cage 1 with the highest population of 3,100 and will be analyzed in one period in 2024. Based on the results of research analysis, the net income obtained by laying hens is Rp588, 593, 087 in one production period. This value indicates a very good financial performance. The results of the feasibility analysis carried out on the indicators of R/C Ratio 1.57, BEP price 31,600 BEP production 21,885, and ROI 25.4% are in a very favorable condition and feasible to run for the long term.</p>2026-02-25T00:32:48+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2482PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA AYAM ARAB (Gallus turcicus)2026-02-25T03:42:14+00:00La Ode Syawal Sulaemansyawalsulaeman25@gmail.comFisma Amrifismaamri@politanipyk.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E dalam pakan terhadap kualitas spermatozoa ayam arab. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Perbibitan dan Pakan Ternak Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan di Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Penelitain ini menggunakan 16 ekor ayam arab jantan berumur 8 sampai 9 bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah rencana acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana masing-masing perlakuan diberi vitamin E yang terdiri dari P0 (pakan kontrol), P1 (pakan + 10 mg/kg pakan), P2 (pakan + 20 mg/kg pakan), P3 (pakan + 30 mg/kg pakan). Variabel yang diukur yaitu kualitas makroskopis (warna, volume, dan pH) dan kualitas mikroskopis (konsentrasi). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANOVA), apabila perlakuan memberikan pengaruh nyata maka dilakukan uji menggunakan duncan lebih lanjut. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian vitamin E dalam pakan tidak berpengaruh terhadap warna, volume, pH, dan motilitas sperma namun berpengaruh nyata terhadap konsentrasi spermatozoa ayam arab.</span></span></span></span></p> <p> </p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> </span></span></p>2026-02-25T00:34:38+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/1931LEVEL PEMBERIAN AIR REBUSAN KULIT JENGKOL (Archidendron pauciflorum) TERHADAP UMUR BERTELUR PERTAMA BURUNG PUYUH(Coturnix-coturnix japonica)2026-02-25T03:42:14+00:00rahmat kurniawanraldirahmat7@gmail.comSyintia Dwi Agustinasyintiada15@gmail.comSadjadi Sadjadisadjadi_71@yahoo.co.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan kulit jengkol (Archidendron pauciflorum) terhadap umur pertama bertelur burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica). Penelitian ini dilakukan di Desa Jamburejo, RT. 03 RW. 02 Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas Sumatra Selatan. Adapun ketinggian tempat berkisar 49 mdpl. Dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai bulan September sampai dengan bulan November 2024. Medote penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 6 perlakuan 4 ulangan sehingga diperoleh 24 unit perlakuan dengan menggunakan 96 ekor puyuh percobaan. Perlakuan terdiri dari P0 (air minum tanpa rebusan kulit jengkol), P1 (0,25ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P2 (0,375ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P3 (0,5ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P4 (0,625ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum), P5 (0,75ml rebusan kulit jengkol dalam 50ml air minum). Hasil penelitian pemberian air rebusan kulit jengkol dalam air minum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap umur pertama bertelur dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase karkas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik air rebusan kulit jengkol dalam air minum yaitu perlakuan P1 (0,25ml rebusan kulit jengkol/50ml air minum) dengan perolehan bobot potong (136,75 gram), bobot karkas (78,5 gram), persentase karkas (57,53%), dan P1dengan umur pertama bertelur (45 hari). </p> <p> </p>2026-02-25T00:09:17+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2534EVEKTIVITAS ROTOONE F SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)2026-02-25T03:42:14+00:00HAMZAH DJAFARhamzahdjafar176@gmail.comSusan Mokoolangsusanmokoolang@umgo.ac.idWidiastuti Ardiansyahwidiastutiardiansya@gmail.comMohamad Ervandiervandi_husain@yahoo.co.id<p>Rumput gajah (<em>Pennisetum purpureum</em>) merupakan hijauan utama ternak ruminansia di Provinsi Gorontalo, sehingga peningkatan ketersediaannya melalui perbanyakan stek sangat diperlukan. Namun, keberhasilan stek sering rendah akibat pembentukan akar yang kurang optimal, sehingga penggunaan ZPT Rootone F yang mengandung auksin sintetis (IBA dan NAA) diharapkan dapat meningkatkan rizogenesis. Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 6 ulangan dimana P1:kontrol (0%); P2:Rotoone F (2 gr)20%+ kapur (8 gr)80%; P3: Rotoone F (4 gr)40%+ kapur (6 gr)60%; P4:Rotoone F (6 gr)60% + kapur (4 gr)20%; P5: Rotoone F (8 gr)80%+ kapur (2 gr)20%; dan P6:Rotoone f(100%) serta enam ulangan untuk menilai pengaruh Rootone F terhadap persentase hidup stek, panjang akar, berat basah tunas, dan berat basah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang tertinggi terdapat pada perlakuan T4 Rootone F (6 gr) 60% + Kapur (4 gr) 40% dengan rata-rata 60% dibandingkan dengan perlakuan lainya. Rootone F konsentrasi 60% menjadi perlakuan paling efektif yang mampu meningkatkan pertumbuhan akar, vigor tunas, dan kelangsungan hidup stek dibanding konsentrasi lebih rendah atau lebih tinggi, sehingga dapat direkomendasikan sebagai dosis optimal untuk meningkatkan keberhasilan perbanyakan vegetatif rumput gajah di lapangan.</p>2026-02-25T00:37:25+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2190RESPON MASYARAKAT TERHADAP PERMEN SUSU KARAMEL DENGAN PENAMBAHAN SARI JAHE PUTIH2026-02-25T03:42:14+00:00rasma ammaemmirasmii@gmail.comAndi Trianatrianaandi460@gmail.com<p>Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di Desa Ranga, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah susu menjadi produk berupa permen susu karamel dengan penambahan sari jahe putih Kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap terbatasnya diversifikasi olahan susu di masyarakat, yang selama ini didominasi oleh produk seperti dangke dan susu pasteurisasi. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi pemaparan materi, praktik langsung (demonstrasi), diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata pada aspek pengetahuan (35%), sikap (32%), dan keterampilan (40%), dengan efektivitas penyuluhan mencapai 57% yang tergolong kategori efektif. Peserta memperoleh pemahaman bahwa penambahan sari jahe putih mampu meningkatkan kualitas sensorik produk tanpa mengubah kestabilan pH dan kadar gula yang menjadikannya sebagai salah satu bentuk inovasi pangan fungsional yang sehat dan bernilai ekonomi. Diharapkan, masyarakat mampu mengembangkan produk ini secara mandiri guna memperluas jenis olahan susu bernilai jual tinggi dengan memanfaatkan bahan lokal</p>2026-02-25T00:38:46+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.umsrappang.ac.id/jstip/article/view/2183RESPON MASYARAKAT TERHADAP INOVASI ES KRIM SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN BUNGA TELANG (Clitoria Ternatea L.)2026-02-25T03:42:14+00:00yuyun elya saputrimaniselya6@gmail.comAndi Trianatrianaandi460@gmail.com<p>Penelitian ini difokuskan pada evaluasi tanggapan masyarakat terhadap inovasi produk es krim berbasis susu sapi yang diperkaya dengan ekstrak bunga telang (<em>Clitoria ternatea</em> L.) serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kelompok wanita tani melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ranga, Kecamatan Enrekang dengan sasaran Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipakario. Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi cara, diskusi, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 30,4%, sikap sebesar 44,8%, dan keterampilan sebesar 47,2%. Efektivitas penyuluhan mencapai 84% dan dikategorikan sangat efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap es krim berbunga telang sebagai inovasi pangan rumah tangga.</p>2026-02-25T00:40:21+00:00##submission.copyrightStatement##