HUBUNGAN ANTARA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA, BELAJAR MANDIRI DAN KEMAMPUAN LITERASI
Abstract
ABSTRAK
Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kualitas mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur apakah terdapat hubungan dari ‘Implementasi MBKM’ dan ‘Belajar Mandiri’ dengan ‘Kemampuan Literasi’ mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode penelitian Kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Sampel penelitian berjumlah 56 mahasiswa dari berbagai program studi yang berpengalaman sebagai partisipan program implementasi MBKM pada dua Angkatan 6 dan 7 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta. Data terhimpun berupa tanggapan mahasiswa pada angket dianalisis secara statisti menggunakan rumus korelasi sederhana. Hasil penghitungan ini menunjukkan: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara implementasi MBKM dengan kemampuan literasi mahasiswa dengan hasil korelasi r = 0,386; 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara ‘Belajar Mandiri’ dengan ‘Kemampuan Literasi’ mahasiswa dengan nilai korelasi r = 0,374; 3) secara simultan, terdapat hubungan positif antara ‘Implementasi MBKM’ dan ‘Belajar Mandiri’ dengan ‘Kemampuan Literasi’ mahasiswa dengan nilai r = 0,420 pada kategori sedang (moderate). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
