Optimization of a Healthy Learning Environment through Waste Management and Greening Programs in the Madrasah Area
Abstract
Optimal environmental conditions and domestic waste accumulation at MI Pakumbulan, Pekalongan, have hindered a conducive learning atmosphere. Additionally, insufficient water infiltration areas cause puddles during the rainy season, requiring integrated intervention. This community service activity aimed to optimize a healthy learning environment through waste management education, reforestation, and biopore infiltration holes. The program was implemented in three stages: socialization of 3R (Reuse, Reduce, Recycle) principles, practical planting of ornamental and productive flora, and technical training for installing biopores in flood-prone areas. Results indicated a significant increase in ecological awareness, established through an independent waste sorting system and expanded green spaces. The installation of 10 biopore points effectively improved groundwater absorption and provided organic composting sites. Both students and teachers demonstrated enhanced skills in plant care and productive waste management. This program successfully transformed the madrasah into a greener, healthier, and more educational environment. It is recommended that the school forms a "Green Guard" student team to ensure sustainability and integrates environmental values into the curriculum.
References
Arifin, Z. , et al. (2025). Penggunaan Instrumen Pre-test dan Post-test dalam Mengukur Keberhasilan Edukasi Lingkungan di Sekolah Dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan.
Fajri, M. , & N. S. (2025). Analisis Laju Infiltrasi Air pada Lubang Resapan Biopori di Lingkungan Madrasah. Jurnal Konservasi Air Tanah.
Fauzi, A. , & R. M. (2024). Teologi Lingkungan: Implementasi Konsep Hifdzul Bi’ah di Lembaga Pendidikan Islam. Studi Islam Dan Ekologi.
Fitriani, A. , & H. A. (2022). . The Impact of School Greening on Student Well-being and Academic Performance. Journal of Environmental Education and Management.
Hidayat, T. , et al. (2024). Mitigasi Hambatan Teknis Instalasi Teknologi Tepat Guna pada Karakteristik Tanah Keras. Jurnal Pengabdian Teknik Sipil Dan Lingkungan.
Hidayat, S. , & P. R. (2024). Inovasi Lubang Resapan Biopori sebagai Solusi Pengolahan Limbah Organik di Lingkungan Institusi Pendidikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik.
Kusuma, R. , & W. S. (2025). Manajemen Perencanaan Teknis Teknologi Tepat Guna di Institusi Pendidikan Dasar. . Jurnal Inovasi Dan Teknologi Terapan.
Mardiah, S. , et al. (2023). Pemberdayaan Siswa melalui Pengolahan Sampah Kreatif di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Lingkungan & Edukasi Berkelanjutan.
Maulana, R. , & S. A. (2024). Manajemen Perawatan Biopori dan Taman Sekolah secara Partisipatif. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat.
Mulyadi, A. , et al. (2024). Biopori sebagai Media Pembelajaran Sains Berbasis Proyek di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.
Nafisah, S. , & R. A. (2024). Transformasi Literasi Lingkungan Siswa Madrasah: Pendekatan Kuantitatif melalui Pre-Post Evaluation. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pedagogis.
Nugroho, A. , & U. R. (n.d.). Pendidikan Lingkungan dalam Bingkai SDGs: Strategi dan Implementasi di Sekolah Dasar. Jurnal Kebijakan Pendidikan Nasional., 2024.
Prasetyo, A. , & U. (2024). Analisis Laju Infiltrasi Lubang Resapan Biopori pada Lahan Terbuka Terbatas. Jurnal Teknik Lingkungan Indonesia.
Pratama, R. , & H. N. (2024). Siswa sebagai Agen Perubahan dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah. Jurnal Edukasi Lingkungan Indonesia.
Putri, L. A. , et al. (2025). Efektivitas Kombinasi Penghijauan Vertikal dan Biopori dalam Mitigasi Genangan di Lahan Sempit. Jurnal Inovasi Teknologi Lingkungan.
Rahman, F. , et al. (2025). Optimasi Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai Strategi Mitigasi Banjir dan Pengolahan Sampah Organik Sekolah. Jurnal Teknologi Lingkungan Lanjut.
Ramadhan, A. , et al. (2025). Peningkatan Motivasi Ekologis Siswa melalui Program Sekolah Hijau. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Lingkungan.
Santoso, B. (2025). Hambatan Implementasi Kebijakan Sekolah Hijau di Wilayah Suburban. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.
Saputra, A. , & W. K. (2025). Manajemen Krisis dan Adaptasi Cuaca pada Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan. . . Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat.
Saputro, D. , & A. R. (2025). Efektivitas Edukasi Hands-on dalam Literasi Lingkungan pada Pendidikan Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran.
Setyawan, A. , & P. M. R. (2024). Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah melalui Pendampingan Partisipatif di Madrasah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan.
Susanto, H. , & L. P. (2024). Efektivitas Edukasi Hands-on dalam Literasi Lingkungan pada Pendidikan Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran.
Wahyudi, T. , et al. (2024). Partisipasi Stakeholder dalam Keberlanjutan Program Pengabdian Masyarakat di Lingkungan Pendidikan. Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia.
Wijaya, K. , & K. A. (2024). Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Madrasah sebagai Sarana Pembelajaran Ekosistem. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saintek.
Wulandari, S. , et al. (2025). Metode Learning by Doing dalam Meningkatkan Literasi Ekologi pada Pendidikan Dasar. Jurnal Pedagogi Lingkungan Modern.
Zulfa, M. , & I. T. (2025). Strategi Exit Strategy dalam Pengabdian Masyarakat: Menjamin Keberlanjutan melalui Pendampingan Terstruktur. Jurnal Manajemen Pengabdian.

