Optimization of Mini Potato Tuber Using Multiple Doses of Growth Regulators in an Aeroponic System

  • Zulfardi Ashar universitas teknologi sulawesi
Keywords: Aeroponik; Auksin; Giberelin; Kentang; Sitokinin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan umbi mini kentang dengan beberapa dosis zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh yang umumnya digunakan dalam praktek budidaya kentang adalah Auksin, Giberelin, dan Sitokinin. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Pattapang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari sampai bulan November 2023. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 10 perlakuan yaitu: kontrol, auksin 5 mL, auksin 10 mL, auksin 15 mL, giberelin 5 mL, giberelin 10 mL, giberelin 15 mL, sitokinin 5 mL, sitokinin 10 mL, dan sitokinin 15 mL. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa : (1) Hormon auksin dosis 10 mL yang memberikan rata-rata terbaik terhadap variabel vegetatif tanaman kentang yang dikembangkan secara aeroponik., (2) Hormon auksin dosis 10 mL memberikan nilai rata-rata yang terbaik terhadap variabel generatif tanaman kentang yang dikembangkan secara aeroponik., (3) Pengembangan bibit umbi mini kentang yang bermutu dapat dilakukan dengan pemberian hormon auksin dengan dosis 10 mL

References

Buckseth, T., Sharma, S., Tiwari, J. K., Kumar, V., Sharma, A. K., Challam, C., ... & Singh, R. K. (2023). Plant Sources Identify Variations in Potato Production Potential Under Aeroponics. Potato Research, 1-13.
Dianawati, M., Ilyas, S., Wattimena, G. A., & Susila, A. D. (2013). Produksi umbi mini kentang secara aeroponik melalui penentuan dosis optimum pupuk daun nitrogen. Jurnal Hortikultura, 23(1), 47-55.
Dogar, W. A., Muhammad, A., Cho, G. R., Hanif, M., Ali, K., Farooq, A., ... & Shin, H. (2023). A Comparison of Productivity by Variety, Plantlet Size and Planting Period to Improve Aeroponic Seed Potato System in Pakistan. 한국국제농업개발학회지, 35(2), 81-90.
Fariroh, I., & Rusdiana, R. Y. (2022). PENERAPAN TEKNOLOGI AEROPONIK UNTUK PRODUKSI BENIH KENTANG DI DESA NGADISARI KABUPATEN PROBOLINGGO. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 11(1).
Husen, S., Purnomo, A. E., Wedyan, M. A., Susilowati, E., & Nurfitriani, R. (2024). Optimization of Potato Cuttings of Granola Kembang Cultivars with the Application of Auxin and Paclobutrazol for Tuber Production. In BIO Web of Conferences (Vol. 104, p. 00045). EDP Sciences.
Khalil, M. M., & Hamed, A. H. (2020). Pre-basic seed potato production in aeroponic cultures. Menoufia Journal of Plant Production, 5(6), 253-263.
Khalil, M. M., Samy, M. M., Abd El Halem, M. K., & Emam, M. S. (2024). Pre-Basic Seed Potato Production in Egypt: Comparative Studies on Potato Nutrition in Aeroponics. Egyptian Journal of Botany, 64(2), 555-565.
Naz, R. M. M., Hanif, M., Dogar, W. A., Umar, M., Nigar, Q., Arif, U., ... & Kabir, R. (2024). AEROPONIC SEED POTATO PRODUCTION: A PROMISING AND SUSTAINABLE STRATEGY FOR SEED POTATO PRODUCTION IN PAKISTAN. Pakistan Journal of Biotechnology, 21(1), 87-91.
Poerba, A., & Purba, R. X. (2023). Pengaruh Perlakuan Zat Perangsang Tumbuh Campuran Growtone Dan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Kentang Dipembibitan (Solanum Tuberoserum). Rhizobia: Jurnal Agroteknologi, 4(2), 148-156.
Rahman, N., Fitriani, H., Rahman, N., & Hartati, N. S. (2021). Pengaruh beragam zat pengatur tumbuh terhadap induksi kalus organogenik dari ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) Genotipe Gajah dan Kuning. J. Ilmu Dasar, 22, 119-126.
Sadawarti, M. J., Singh, S. P., Buckseth, T., Katare, S., Singh, R. K., Kumar, V., ... & Singh, Y. P. (2023). PRODUCTION POTENTIAL OF AEROPONIC POTATO AS INFLUENCED BY DIFFERENT PLANTING AND IRRIGATION METHODS IN NORTH-CENTRAL INDIA. Executive Council, 165.
Singh, S. P., Buckseth, T., Katare, S., Singh, R. K., Kumar, V., Singh, B., ... & Singh, Y. P. PRODUCTION POTENTIAL OF AEROPONICPOTATO AS INFLUENCED BY DIFFERENTPLANTING AND IRRIGATION METHODS INNORTH-CENTRAL INDIA. Potato Journal, 50(2).
Slameto, S., Fariroh, I., & Rusdiana, R. Y. (2022). Penerapan Teknologi Aeroponik untuk Produksi Benih Kentang di Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo.
Suliansyah, I., Helmi, H., Ekawati, F., & Hariandi, D. (2021). Diseminasi Aplikasi Teknologi Bioseluler Dan Aeroponik Untuk Meningkatkan Produksi Kentang. LOGISTA-Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 314-320.
Sumarni, E. (2021). Transfer Teknologi Aeroponik Untuk Produksi Benih Kentang di Kelompok Tani Mulya Bersama, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Sinergi, 2(1), 83-93.
Sumarni, E., Farid, N., Sugiarto, A. N., & Sudarmadji, A. (2016). G0 seed potential of the aeroponics potatoes seed in the lowlands with a root zone cooling into G1 in the highlands. Rona Teknik Pertanian, 9(1), 1-10.
Sumarni, E., Sudarmaji, A., Suhardiyanto, H., & Saptomo, S. K. (2016). Produksi benih kentang sistem aeroponik dan root zone cooling dengan pembedaan tekanan pompa di dataran rendah. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 44(3), 299-305.
Sumiar, N. W. (2020). Sistem Pengaturan Nutrisi dan Pemantauan Pertumbuhan Akar Kentang Menggunakan Teknik Aeroponik di Departemen Ilmu Komputer IPB.
Supriyanto, E. A., & Yulianto, W. (2022). Pengaruh konsentrasi zpt auksin dan panjang entres terhadap pertumbuhan bibit tanaman alpukat (Persea americana L.). Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian, 24(1).
Published
2026-03-25
Section
Articles