Uji Efektivitas Pemberian Berbagai Dosis dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Biota Plus Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum)

  • MASDAR FATMAN Universitas Al Asyariah Mandar
Keywords: Biota Plus; Dosis; Interval Waktu; Pertumbuhan; Produksi; Tomat.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian berbagai dosis dan interval waktu aplikasi pupuk organik cair (POC) Biota Plus terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Solanum lycopersicum). Penelitian dilaksanakan di Desa Ambopadang, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat pada bulan April–Juli 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis POC Biota Plus (0 cc/liter, 10 cc/liter, dan 20 cc/liter air) dan interval waktu pemberian (1 minggu, 2 minggu, dan 3 minggu sekali). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dosis dan interval waktu pemberian POC Biota Plus terhadap seluruh parameter pengamatan. Interval waktu pemberian tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Sebaliknya, dosis POC Biota Plus berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 42 dan 56 hari setelah tanam (HST), jumlah daun umur 42 HST, waktu munculnya bunga, jumlah buah, dan berat buah. Dosis 20 cc/liter air memberikan hasil terbaik dibandingkan dosis 10 cc/liter air dan kontrol. Dengan demikian, penggunaan POC Biota Plus dosis 20 cc/liter air efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat, sedangkan perbedaan interval waktu pemberian tidak memberikan pengaruh yang signifikan

References

Aliyah, M., Utami, R. N., & Amin, A. Z. (2023, June). Uji Efektifitas Pemberian Berbagai Dosis Poc Biota Plus Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Rapa L.). In Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Vol. 1, No. 01).
Anonim, 2015. Leafleat Brosur Pupuk Organik Cair Biota Plus. PT. Biotani Putra Indonesia, Jakarta.
Bachtiar, S., Rijal, M., & Safitri, D. (2017). Pengaruh komposisi media hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman tomat. BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan, 6(1), 52-60.
Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2024, Juli 27). Produksi Tomat pada tahun 2023 di Provinsi Lampung sebanyak 206.780 Kuintal. Diakses dari https://lampung.bps.go.id/id/news/2024/07/27/411/produksi-tomat-pada-tahun-2023-di-provinsi-lampung-sebanyak-206.780-kuintal.html
BPS, (2022). Data Jumlah Produksi dan Luas Panen Tomat Kabupaten Polewali mandar
Detik Finance. (2015, Agustus 17). Produksi Tomat RI Surplus 400 Ribu Ton Tiap Tahun. Diakses dari https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-2993802/produksi-tomat-ri-surplus-400-ribu-ton-tiap-tahun
Direktoral Jendral Hortikultura. (2023, Oktober 27). Statistik Produksi Hortikultura. Diakses dari https: //hortikultura. pertanian. go. id/statistik-produksi-hortikultura/
Elfianis, R. 2020. “Syarat Tumbuh Tanaman Tomat”, https://agrotek.id/syarat-tumbuh-tanaman-tomat/, diakses pada 24 September 2024 pukul 22.47.
Herald Jateng. (2024, Juli 22). Ini 10 Provinsi Penghasil Tomat Terbesar di Indonesia, Jateng Urutan Berapa Ya? Diakses dari https://jateng.herald.id/2024/07/22/ini-10-provinsi-penghasil-tomat-terbesar-di-indonesia-jateng-urutan-berapa-ya/
Jumin HB, 2024 Ekologi Tanaman Suatu Pendekatan Fisiologis. Penerbit Rajawali Pers, Jakarta.
Liza Alvionita. (2022). Respon Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Terhadap Berbagai Pemberian Berbagai Jenis Mulsa dan Pupuk NPK 16:16:16 Fakultas Pertanian. Universitas Islam Riau
Nusantara62. (2023). Ini 10 Daerah Penghasil Tomat Terbesar Tahun 2022. Diakses dari https://www.Nusantara62. Com/ekonomi/3719567044/ini-10-daerah-penghasil-tomat-terbesar-tahun-2022
Oktaviana, T., & Hadid, A. (2022). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Pada Pemberian Berbagai Kosentrasi Pupuk Organik Cair Biota Plus Yang Ditanam Dibawah Tanaman Kakao. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (E-Journal), 10(1), 223-230.
Rachman,M.S (2021), Skripsi Karakteriionsasi Kultivar Tanaman Tomat Introduksi Jepang Dan Tomat Nasional (Doctoral Disertation, Politeknik Negeri Lampung).
Raga Azan Saputra. (2022). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat ((Lycopersicum esculentum mill) yang diberi Beberapa Jenis Pupuk Cair. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru
Riko Gulom. (2022). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu Pada Berbagai Media Tanam Secara Fertigasi, 1-2.
Setiawati, W., Sulastrini, I., & Gunaeni, N. (2019). Penerapan teknologi PHT pada tanaman tomat. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 48.
Sevander Holifild. (2020). Pengaruh Pupuk Kascing da NPK Grower Terhadap Hasil Serta Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau Pekanbaru.
Supriono. (2024). Pengaruh Pemberian Serbuk Cangkang Telur Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum Lycopensicum)
Published
2026-03-25
Section
Articles