Efektivitas Formulasi Cair Daun Gamal yang Diperkaya NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kale Merah (Brassica oleracea var. pabularia)
Abstract
Kale merah (Brassica oleracea var. pabularia) merupakan sayuran fungsional yang kaya antioksidan, vitamin, dan mineral sehingga permintaannya terus meningkat. Peningkatan produktivitas tanaman ini memerlukan sistem pemupukan yang mampu menyediakan unsur hara secara efisien sekaligus mendukung budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas formulasi cair daun gamal (Gliricidia sepium) yang diperkaya pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kale merah serta menganalisis kandungan haranya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan empat taraf perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (10%), P2 (20%), dan P3 (30%), masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, bobot segar per tanaman, dan bobot segar per plot. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 28 dan 42 HST, jumlah daun pada 35 HST, panjang daun pada 35 dan 42 HST, serta bobot segar per tanaman dan per plot. Perlakuan P2 (20%) menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik, dengan bobot segar per plot berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya. Analisis laboratorium menunjukkan kandungan kalium sebesar 9,47%, sedangkan nitrogen dan fosfor masih berada di bawah standar mutu pupuk organik cair. Dengan demikian, formulasi cair daun gamal yang diperkaya NPK berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk pelengkap, dengan konsentrasi 20% sebagai perlakuan paling efektif pada kondisi penelitian ini.
References
Bhardwaj, D., Ansari, M.W., Sahoo, R.K., & Tuteja, N. 2014. Biofertilizers Function as Key Players in Sustainable Agriculture by Improving Soil Fertility, Plant Tolerance and Crop Productivity. Microbial Cell Factories, 13, 66. https://doi.org/10.1186/1475-2859-13-66
Blanco-Canqui, H., Lal, R., Owens, L.B., Post, W.M., & Izaurralde, R.C. 2016. Soil Organic Carbon Influences on Soil Structure and Water Retention. Geoderma, 260, 63–75.
Cakmak, I. 2005. The Role of Potassium in Alleviating Detrimental Effects of Abiotic Stresses in Plants. Journal of Plant Nutrition and Soil Science, 168(4), 521–530.
Geisseler, D., Linquist, B.A., & Lazicki, P.A. 2021. Effect of Fertilization on Soil Microorganisms and Nutrient Availability: A Review. Soil Systems, 5(2), 28. https://doi.org/10.3390/soilsystems5020028
Gomez, K.A., & Gomez, A.A. 1984. Statistical Procedures for Agricultural Research (2nd ed.). John Wiley & Sons.
Hartatik, W., Husnain, & Widowati, L.R. 2015. Peranan Pupuk Organik dalam Peningkatan Produktivitas Tanah dan Tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 107–120.
Havlin, J.L., Tisdale, S.L., Nelson, W.L., & Beaton, J.D. 2014. Soil Fertility and Fertilizers: An Introduction to Nutrient Management (8th ed.). Pearson Education.
Ishfaq, M., Ali, S., Khan, I., et al. 2022. Organic Fertilizers Improve Soil Fertility, Nutrient Uptake and Crop Productivity: A Review. Agronomy, 12(8), 1902. https://doi.org/10.3390/agronomy12081902
Lal, R. 2015. Restoring Soil Quality to Mitigate Soil Degradation. Sustainability, 7(5), 5875–5895.
Ma, Y., Oliveira, R.S., Freitas, H., & Zhang, C. 2022. Synergistic Effects of Organic and Inorganic Fertilizers on Soil Fertility and Crop Productivity: A Review. Agronomy, 12(5), 1120. https://doi.org/10.3390/agronomy12051120
Marschner, P. 2012. Marschner's Mineral Nutrition of Higher Plants (3rd ed.). Academic Press.
Mengel, K., & Kirkby, E.A. 2001. Principles of Plant Nutrition (5th ed.). Kluwer Academic Publishers.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. 2019. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah. Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta.
Rannu, N., Wartanti, Limbongan, Y.L., Kannapadang, S., Pata'dungan, A.M., & Tandirerung, W.Y. 2025. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Daun Gamal dan Pengaplikasiannya terhadap Pertumbuhan Tanaman Mentimun Jepang (Cucumis sativus L. var. Japanese). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(2). https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.6746
Shahrajabian, M.H., & Sun, W. 2022. Application of Organic Fertilizers to Improve Sustainable Agriculture: A Review. Agriculture, 12(8), 1224. https://doi.org/10.3390/agriculture12081224
Six, J., Bossuyt, H., Degryze, S., & Denef, K. 2004. A History of Research on the Link Between Aggregates, Soil Biota, and Soil Organic Matter Dynamics. Soil and Tillage Research, 79(1), 7–31.
Vessey, J.K. 2003. Plant Growth Promoting Rhizobacteria as Biofertilizers. Plant and Soil, 255, 571–586.
Waterland, N.L., Moon, Y., Tou, J.C., Kim, M.J., & Pena-Yewtukhiw, E.M. 2019. Characterization of Red Kale for Phytochemical Content and Antioxidant Capacity. Horticulturae, 5(3), 47. https://doi.org/10.3390/horticulturae5030047
Zörb, C., Senbayram, M., & Peiter, E. 2014. Potassium in Agriculture: Status and Perspectives. Journal of Plant Physiology, 171(9), 656–669.




