THE ROLE ON MYCORRHIZA ON GROWTH AND PRODUCTION OF SWEET CRON (Zea mays L. Saccharata)

PERAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata)

  • Ria Megasari
  • Erse Drawana Pertiwi
  • Trisnawaty AR
Keywords: Cendawan, Jagung Manis, Jarak Tanam, Mikoriza

Abstract

Mikoriza merupakan salah satu cendawan yang dapat hidup secara simbiosis mutualisme dengan akar tanaman sehingga dapat meningkatkan penyerapan unsure hara, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan pathogen akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian ini menggunakan Racangan acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan jarak tanam dan mikoriza yang terdiri atas 4 taraf yaitu: JM10 = Jarak tanam (75x25 cm) tanpa mikoriza; JM11 = Jarak tanam (75x25 cm) + mikoriza 5 g per lubang tanam; JM20 = Jarak tanam (50x25 cm) tanpa mikoriza; dan JM21 = jarak tanam (50x25 cm) + mikoriza 5 g perlubang tanam.Selanjutnya diulang sebanyak empat kali seningga didapatkan 16 unit percobaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan JM11 (jarak tanam (75x25 cm) + mikoriza 5 g perlubang tanam) memberikan pengaruh nyata pada bobot tanaman jagung per kelobot.

References

Azcon-Aguilar C, Barea JM. 1997. Applying mycorrhiza biotechnology to horticulture: significance and potential. J Scientia Horticulture. 68: 1-24.

Anonim. 2019. Isolat Mikoriza Makassar. Brosur ISOMIK. Balai Penelitian Kehutanan Makassar

Budiman, H. 2016. Budidaya Jagung Organik. Pustaka Baru Putra.Yogyakarta.

Delvian. 2006. Pengaruh Cendawan Mikoriza Arbuskula dan Naungan terhadap Pertumbuhan Bibit Kayu Manis (Cinnamomum burmani BL). USU Press. Sumatera.

Erawati B.T.R,. Hipi A. 2016. Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil beberapa Varietas Jagung Hibrida di Kawasan Pengembangan Jagung Kabupaten Sumbawa. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian. Banjarbaru, 20 Juli 2016

Gardner, F. P. Pearce. R. B. and Michell. R. L. 1996. Fisiologi Tumbuhan. Terjemahan Herawati, Susilo, dan Subiyanto. UI Pres, Jakarta. p. 61-68; 343.

HG, M. Y., & Nur, A. 2014. Perakitan Varietas Unggul Jagung Fungsional. IAARD Press, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, Jakarta.

http://pasca.unand.ac.id, 2012. Jarak Tanam Ubi Jalar. Diakses dari http://pasca.unand.ac.id/id/wpcontent/uploads/2011/09/KAJIAN-VARIASI -JARAK-DAN-WAKTU-TANAM.pdf [diakses pada tanggal 14 November 2019]

Ikhwani, G.R. Pratiwi, E. Paturrohman dan A.K. Makarim. 2013. Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Jarak Tanam Jajar Legowo. Puslitbang Tan. Pangan. Bogor.

Iriany, R. N., M. Yasin, HG, Andi Takdir, M. 2007. Asal, Sejarah, Evolusi, dan Taksonomi Tanaman Jagung dan Jagung Teknik Produksi dan Pengembangan. Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, Jakarta.

Jumin B. 2005. Dasar-Dasar Agronomi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Kabirun S. 1994. Mikrobiologi Tanah. Yogyakarta (ID): UGM Press.

Nurmala, T. 1997. Serealia Sumber Karbohidrat Utama. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Prayudyaningsih, R., & Ramdana S., 2016. Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (Fma) Dan Kompos Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Semai Jati (Tectona grandis Linn.f.) Pada Media Tanah Bekas Tambang Kapur. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea. Vol. 5 Issue 1 (2016) 37-46

Putri S.N.P,. 2012. Efektifitas Cendawan Mikoriza Arbuskula pada Coating Benih Selama Penyimpanan dan Serapan Hara P Tanaman Jagung Manis. Skripsi. Institut Pertanian Bogor

Riwandi, M. Handajaningsih., & Hasanudin. 2014. Teknik Budidaya Jagung dengan Sistem Organik di Lahan Marginal. Univ. Bengkulu. UVIB Press. Bengkulu.

Subekti, N.A., Syafruddin, R., Efendi, dan S. Sunarti. 2007. Morfologi dan Fase Pertumbuhan Jagung, hal 16-28 Dalam Jagung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Jakarta.

Utomo W, Astiningrum M, Susilowati Y.E,. 2017. Pengaruh Mikoriza dan Jarak Tanam terhadap Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata var. Sturt). VIGOR : Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2 (1) : 28-33

Published
2022-09-25
Section
Articles