Empowering the Kaluku Community through Optimizing the Carrying Capacity and Capacity of Settlement Land
Pemberdayaan Masyarakat Kaluku melalui Optimalisasi Daya Dukung dan Daya Tampung Lahan Permukiman
Abstract
Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Nomor 10 Tahun 2019 tentang RTRW Kabupaten Mamuju Tahun 2019-2039 Kecamatan Kalukku merupakan kawasan peruntukan permukiman perkotaan, sehingga dimungkinkan adanya pengembangan perumahan kepadatan tinggi dan sedang di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya dukung dan daya tampung lahan untuk permukiman eksisting di Kecamatan Kalukku dan untuk mengetahui proyeksi tingkat daya dukung dan daya tampung lahan untuk permukiman di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju pada tahun 2033. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa telaah dokumen dan observasi lapangan. Metode analisis yang digunakan adalah analasis DDPm, kesesuaian lahan permukiman, Overlay, skoring dan proyeksi penduduk. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa lahan yang layak untuk permukiman seluas 16.233 ha atau 35,86% dari luas wilayah Kecamatan Kalukku. Nilai DDPm Kecamatan ini adalah 103,10, artinya bahwa Kecamatan Kalukku mampu menampung penduduk eksisisting. Nilai DDPm tahun 2033 adalah 87,75, artinya bahwa Kecamatan Kalukku masih mampu menampung penduduk untuk bermukim pada tahun 2033.
References
Arcana, I. K. F., Alam, S., & Suarna, I. W. (2021). "Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Lahan Permukiman Kota Denpasar," ECOTROPHIC, 15(2), hal 247-257.
Arief, M., & Pigawati, B. (2015). "Kajian Kerentanan di Kawasan Permukiman Rawan Bencana Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang," Jurnal Teknik PWK, 4(2), hal 332-344.
Dinda, R., et al. (2020). "Analisis Penduduk dan Kebutuhan Lahan di Kota Palembang," Azimuth Journal, 4(2), hal 90-110.
Dinda, R., Mariati, H., & Fitriawan, D. (2022). "Analisis Proyeksi Penduduk dan Alokasi Kebutuhan Lahan Permukiman di Kota Padang 2020-2030," Jurnal Azimut, 4(1), hal 19-27.
Ernamaiyanti, & Yunanda, M. (2020). "Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Lahan Pengembangan Perumahan dan Permukiman di Provinsi Banten," Jurnal Teknik Sipil, 9(1), hal 25-31.
Hairudin, S. (2008). "Kajian Perkembangan Spasial Wilayah pada Kawasan Pusat Pengembangan," Perpustakaan MPWK Undip.
Hamdan, H. (2022). "Banjir Bandang-Longsor di Mamuju: 392 Jiwa Mengungsi - 8 Rumah Hanyut." Detiksulsel. https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6349377/banjir-bandang-longsor-di-mamuju-392-jiwa-mengungsi-8-rumah-hanyut
Hanapi, M. F. (2022). "Jalan Poros Mamuju-Mamasa di Kecamatan Kalukku Tertimbun Longsor." Antara Sulsel. https://makassar.antaranews.com/berita/433437/jalan-poros-mamuju-mamasa-di-kecamatan-kalukku-tertimbun-longsor
McCall, M. (2004). "Daya Dukung Lahan dalam Perencanaan Wilayah." Dalam Riyadi dan Bratakusumah (Ed.), Ekologi Wilayah: Teori dan Aplikasi.
Pemerintah Kabupaten Mamuju. (2019). Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mamuju Tahun 2019-2039.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (2014). Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2014-2034.
Peraturan Menteri PUPR Nomor 41/PRT/M/2007. Pedoman Kriteria Teknis Pembangunan Perkotaan.
Sari, P. P., Makarau, V. H., & Lakat, R. M. (2021). "Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Lahan di Kecamatan Girian Kota Bitung untuk Pengembangan Permukiman," Spasial, 8(1), hal 89-100.
SNI 03-1733-2004. Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan.
Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, Lingkungan, dan Pembangunan. Djambatan.







