PEER REVIEWER PROCESS

Peer Review Process

Integritas serta mutu karya ilmiah sangat bergantung pada mekanisme penelaahan dan penerbitan yang sistematis. Sebelum sebuah naskah dapat dikonsumsi oleh publik akademik, harus melewati serangkaian pengujian ketat yang diawali dengan supervisi editorial guna menyaring kelayakan awal dokumen sebelum diserahkan kepada para ahli. Proses ini dimulai dengan peninjauan awal oleh editor, yang merupakan langkah awal dalam menentukan kelayakan suatu artikel untuk diajukan ke reviewer.

 

Peninjauan Awal oleh Editor

Setelah naskah masuk ke sistem jurnal, editor akan melakukan evaluasi formatif. Fokus utamanya adalah memastikan topik tulisan selaras dengan scope jurnal serta mematuhi panduan selingkung yang berlaku. Aspek-aspek seperti abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, dan kesimpulan akan diperiksa untuk memastikan adanya keterkaitan yang jelas dan komprehensif. Naskah yang dianggap kompeten secara struktural dan substansial pada tahap ini akan dilanjutkan ke proses (peer-review).

 

Peer-Review

Karya yang lolos seleksi awal akan didistribusikan kepada (reviewer) yang kompeten di bidang spesifik tersebut. Tugas mereka adalah memberikan perspektif objektif mengenai keaslian ide, validitas metode, dan ketajaman analisis data. Berdasarkan rekomendasi para reviewer, editor akan menetapkan status naskah, yang umumnya terbagi menjadi empat kategori:

  1. Penerimaan Langsung: Naskah sudah sempurna dan siap terbit.
  2. Perbaikan Ringan: Memerlukan koreksi kecil pada aspek redaksional atau penjelasan tambahan.
  3. Perbaikan Menyeluruh: Membutuhkan perombakan signifikan pada bagian fundamental seperti metodologi atau analisis.
  4. Penolakan: Karya dianggap tidak memenuhi standar kualitas atau keluar dari fokus jurnal.

 

Proses Revisi oleh Penulis

Apabila keputusan mengarah pada revisi, baik minor atau major penulis akan menerima umpan balik mendalam sebagai acuan perbaikan. Penulis wajib merespons setiap masukan tersebut secara cermat sebelum mengirimkan kembali draf yang telah diperbarui kepada redaksi.

 

Peninjauan Ulang (Jika Diperlukan)

Editor, dan terkadang reviewer asli, akan meninjau kembali versi revisi untuk memastikan seluruh poin keberatan telah diakomodasi dengan baik. Proses korespondensi ini dapat berlangsung dalam beberapa putaran hingga naskah mencapai standar kualitas yang ditetapkan oleh jurnal.

 

 

Kesempatan untuk Revisi Lanjutan

Jika editor atau reviewer masih membutuhkan perbaikan lebih lanjut, naskah akan dikembalikan lagi kepada penulis. Proses ini dapat berulang beberapa kali sampai naskah dianggap memenuhi standar yang diperlukan.

 

Publikasi

Naskah yang telah dinyatakan "Accepted" akan memasuki tahap produksi untuk diterbitkan. Pihak jurnal akan mengatur waktu rilis dan menginformasikannya kepada penulis. Seluruh rangkaian prosedur ini berfungsi sebagai filter penjamin mutu agar setiap informasi yang dipublikasikan memberikan dampak nyata dan kredibel bagi perkembangan ilmu pengetahuan.