Konsentrasi Total Amonia Nitrogen, Nitrit, Nitrat, dan Fosfor di Perairan Teluk Awerange Kabupaten Barru

  • Isra wahyudi Universitas Muhammadiyah Mamuju
  • Khusnul Khatimah Hasrun Universitas Muhammadiyah Mamuju
Keywords: pembatas pertumbuhan, plankton, parameter kimia Perairan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi total amonia nitrogen, nitrit, nitrat dan fosfor dibeberapa inlet tambak serta mengetahui N:P rasio di perairan teluk Awerange Kabupaten Barru. Metode penelitian yang digunakan adalah penentuan stasiun penelitian dan sampling yang dilakukan di empat stasiun sampling. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Uji Kualitas Air di Balai Penelitian Pengembangan Budidaya Air Payau Kab. Maros, Sulawesi Selatan. Analisa sampel dilakukan berdasarkan standar internasional Indonesia yaitu Nessler, Spectrophotometric, Bruching sulafate, Ascorbic acid. Kemudian, analisa data dilakukan uji non parametric Kruskal-Wallis dan Mann-Withney Test. Selanjutnya perhitungan rasio N:P dihitung berdasarkan molar N dan P yang berasal dari konsentrasi N an-organik terlarut dan PO4. Analisis non parametric dan korelasi Pearson dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi TAN, NH3, NH4, NO2, NO3 dan PO4 menujukkan konsentrasi yang relative sama pada semua stasiun pengamatan. Rasio N:P diperairan menunjukkan unsure P sebagai factor pembatas pertumbuhan plankton diperairan pada bulan agustus, berbeda dengan bulan September Rasio N:P menujukkan unsur N sebagai factor pembatas pertumbuhan fitoplankton. Suhu dan salinitas berkolerasi positif dengan NO3 yang menunjukkan bahwa terjadi proses pembentukan nitrat di teluk Awarange selama penelitian ini. Input nutrien dari kegiatan tambak berpotensi memberikan input nutrient khususnya nitrogen dan fosfor terhadap Teluk Awarange sebagai akibat dari aplikasi pakan komersil selama kegiatan budidaya.

References

Alongi, D.M., Mckinnon, A.D., Brinkman, R., Trott, L.A., Undu, M.C., Muawanah & Rachmansyah 2009. The fate of organic matter derived from small-scale fish cage aquaculture in coastal waters of Sulawesi and Sumatra, Indonesia. Aquaculture, 295, 60-75.

Alongi, D.M., Trott, L.A., Rachmansyah, Tirendi, F., McKinnon, A.D. & Undu, M.C. 2008. Growth and development of mangrove forests overlying smothered coral reefs, Sulawesi and Sumatra, Indonesia. Marine Ecology Progress Series, 370, 97-109.

Duggan, S. Undu, M.C. & McKinnon, A.D. 2011. Community Composition of Zooplankton near Fish Cages in Lampung and South Sulawesi, Indonesia. Asian Fisheries Science 24: 288-303.

Eddy, F.B. 2005. Ammonia in estuaries and effects on fish. Journal of Fish Biology, 67, 1495-1513.

Howart, R., Anderson, D., Cloern, J., Elfring, C., Hopkinson, C., Lapointe, B., Malone, T., Marcus, N., McGlathery, K., Sharpley, A. & Walker, D. 2000. Nutrient pollution of Coastal Rivers, Bays, and Seas. Issues in Ecology, No. 7. 15 pp.

Juhar, R. 2008. Karakteristik Fe, Nitrogen, Fosfor dan Fitoplankton Pada Beberapa Tipe Perairan Kolong Bekas Galian Timah. Institut Pertanian Bogor. 8-9.

Kemp, M. J., dan W. K. Dodds. 2002. The Influence of Ammonium, Nitrate, and Dissolved Oxygen Concentration on Uptake, Nitrification, and Denitrification Rates Associated with Prairie Stream Substrate. Limnol. Oceanogr., 47(5), 2002, 1380-1393.

Rahmansyah, Makmur, & Tarunamulia. 2005. Pendugaan daya dukung perairan Teluk Awarange bagi pengembangan budidaya bandeng dalam keramba jaring apung. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 11: 81-93.

Ryan K.W. 2009. Analisis kualitas air pada sentral outlet Tambak udang sistem terpadu Tulang bawang, lampung. Departemen manajemen sumberdaya perairan Fakultas perikanan dan ilmu kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Simanjuntak, M. 2009. Hubungan factor lingkungan kimia, fisika terhadap distribusi plankton di perairan Belitung Timur, Bangka Belitung. Jurnal periakanan, Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI Jakarta. (J. Fish. Sci.) XI (1 ): 31-45 ISSN: 0853-6384

Simanjuntak, M. 2007. Kadar fosfat, nitrat, dan silikat di Teluk Jakarta. Jurnal perikanan (J. Fish. Sci. ) IX (2). 274-287 ISSN: 0853-6384.

Anon. 1991a. Air, Metode pengujian kadar amonium dengan alat spektrofotometer secara Nessler, SNI 06-2479-1991. ICS. 1. 13.060.01. Badan Standardisasi Nasional, 1-9 pp.

Anon. 1991b. Air, Metode pengujian kadar nitrat dengan alat spektrofotometer secara brusin sulfat, SNI 06-2480-1991. ICS. 1. 13.060.01. Badan Standardisasi Nasional, 1-8 pp.

Anon. 1991c. Air, Metode pengujian kadar ortofosfat dan fosfat total dengan alat spektrofotometer secara asam askorbat, SNI 06-2483-1991. ICS. 1. 13.060.50. Badan Standardisasi Nasional, 1-9 pp.

Anon. 2004a. Air dan air limbah - Bagian 9: Cara uji nitrit (NO2-N) secara spektrofotometri. SNI 06-6989.9-2004. ICS. 13.060.50. Badan Standardisasi Nasional, 1-13 pp.

Efendi, H. 2003. Telah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yokyakarta. 258 hal.

Hanif B. P. dan Suherman, 2012. Hubungan antara rasio N/P dan konsentrasi silikat di perairan kepulauan tambelan dan kepulauan serasan. Peneliti Bidang Dinamika Laut, Pusat Penelitian Oseanografi – LIPI. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UGM.

Undu, M.C. 2016. Analisis Karakteristik Kualitas Air di Parairan Teluk Awarange, Kabupaten Barru, Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau, Pusat Riset Budidaya, Badan Penelitian dan Pengembangan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Laporan Teknis Penelitian 2016

Suryani, 2017. Struktur komunitas plankton di Teluk Awarange Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. S.Pi Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Muhammadiyah Sinjai.

Published
2023-10-25
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.