DIGITALISASI ABSENSI DAN TANTANGAN GEOGRAFIS: ANALISIS KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN DI KABUPATEN LUWU TIMUR
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi sistem e-government dalam pengelolaan kepegawaian, termasuk penerapan absensi online berbasis aplikasi. Di Kabupaten Luwu Timur, kebijakan Sistem Informasi Pegawai Tepat Waktu Hadir (SI PATUH) diimplementasikan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kinerja ASN, namun masih dijumpai berbagai kendala teknis dan perbedaan kondisi geografis antar kecamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan absensi online berbasis aplikasi dan lokasi kantor terhadap tingkat kinerja pegawai di Kantor Camat Wotu dan Kantor Camat Angkona. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi adalah seluruh pegawai negeri sipil di dua kantor kecamatan tersebut, dengan teknik multi stage sampling sehingga seluruh pegawai dijadikan responden (N =36). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen ketiga variabel penelitian reliabel (Cronbach’s alpha > 0,7). Secara simultan, absensi online dan lokasi kantor berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F =37,868 p < 0,001). Secara parsial, absensi online berbasis aplikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 3,756; p < 0,001), demikian pula lokasi kantor (t = 3,821; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan penerapan absensi online yang efektif dan penataan lokasi kantor yang mendukung aksesibilitas merupakan kombinasi penting untuk mendorong kinerja pegawai di tingkat kecamatan.







