KAJIAN PERBANDINGAN SIFAT KIMIA KANDUNGAN PATI TEPUNG JAGUNG BERDASARKAN VARIASI METODE PENGOLAHAN

  • Andi Nurwahidah ums rappang
Keywords: Tepung, Jagung, Pati

Abstract

Pati merupakan kandungan penting pada tepung jagung selain kandungan kimia lainnya. Penentuan kandungan pati tepung jagung berdasarkan variasi metode pengolahan didapatkan dari perbandingan hasil terbaik dari dua penelitian. Artikel ini betujuan untuk membandingkan kandungan pati tepung jagung dari variasi metode pengolahan. Metode yang digunakan yakni metode review jurnal dengan mengkaji dua jurnal penelitian dan membandingkan hasil terbaik melalui metode yang digunakan masing-masing. Hasil kajian dari hasil terbaik dari dua penelitian menunjukkan bahwa  kandungan pati tertinggi yakni tepung jagung yang dihasilkan dengan metode fermentasi menggunakan Lactobacillus bulgaricus dan lama perendaman 80 jam. Kandungan pati yang diperoleh yakni 80.4%. Dibandingkan dengan metode spontan (menggunakan air) dengan lama perendaman 60 jam sebagai kontrol, menghasilkan kandungan pati sebanyak 75.43%. Dan metode fermentasi menggunakan ragi selama 12 jam dan perendaman Na2S2O4 selama 36 jam sebanyak 72.7%.

References

Ganzle, M. L. (2008). Proteolysis in sourdough fermentations: mechanisms and potential for improved bread quality. Trends in Food Science and Technologi , 513-521.

Koswara. (2006). Teknologi Modifikasi Pati. Ebook: Ebook Pangan.

Sustriawan, B. e. (2016). Sifat Fisik, Kimia dan Fungsional Tepung Jagung yang diproses melalui Fermentasi. Agritech , 160-169.

Yuniata, A. M. (2014). Pengaruh Lama Perendaman Na2S2O5 dan Fermentasi Ragi Tape terhadap Sifat Fisik Kimia Tepung Jagung. Jurnal Pangan dan Agroindustri , 91-102.

Published
2021-05-25
Section
Articles